Konsep Karya Abd. Aziz Ahmad

“Lukisan Sebagai Media Dakwah”

Dinilai hanya Taqwa

Kaligrafi Islam saya jadikan sebagai medium dalam berkarya seni rupa, dengan niat ikut serta mengembangkan dakwah Islamiyah. Islam menganjurkan kepada setiap pemeluknya agar senantiasa saling mengingatkan di jalan yang benar lewat media dakwah, sebagaimana hadis Nabi Muhammad saw. yang menyatakan: “Sampaikan sesuatu dariku walau satu ayat”. Huruf Arab saya olah dengan berbagai karakter di atas media kertas atau kanvas dengan bebas tanpa terikat dari suatu kaidah tulisan baku. Muncullah tulisan Karakter Api, Karakter Air, Tajam, Kurus dan sebagainya. Sedangkan yang menjadi background atau latar belakang karya adalah berbagai bentuk satwa, fauna, dan flora yang tidak terikat oleh anatomi benda aslinya bahkan terkadang muncul bentuk binatang menyerupai makhluk-makhluk aneh. Satwa dan fauna dilatarbelakangi oleh berbagai garis atau bidang melingkar yang tiada ujung pangkalnya, ini melambangkan ketakterhinggaan (infinitas) yang memerlukan perenungan mendalam terhadap alam ciptaan Tuhan, dan sekaligus mengingatkan manusia terhadap transendensi Ilahi.

Satwa yang sering muncul dalam karya lukis saya adalah burung. Burung ini menjadi simbol makhluk ciptaan Allah dari sekian banyak ciptaanNya. Burung yang biasa kita lihat terbang di angkasa raya sering menjadi sumber inspirasi bagi manusia untuk menciptakan sesuatu misalnya pesawat terbang, ikan di laut  mengilhami pembuatan kapal selam dan masih banyak lagi ciptaan Allah yang dapat dijadikan sebagai sumber ide dan inspirasi bagi terciptanya suatu karya seni. Semoga yang demikian itu menggugah hati kita untuk ‘membaca’ serta mengambil manfaat dari Kemahakuasaan Allah, yang menciptakan segala sesuatu di alam ini tanpa satu pun yang sia-sia.

Seperti firman Allah swt. dalam Alquran: “Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang di angkasa bebas. Tidak ada yang menahannya selain daripada Allah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang beriman”. (Surah An-Nahl: 79).

Dari segi penampilan fisik, saya banyak menggarap karya dengan teknik Hitam Putih. Karya hitam-putih saya olah secara intens dan penuh penjiwaan serta semangat kreativitas.   Sesuai pernyataan Kusnadi, salah seorang kritikus seni rupa, bahwa lukisan berwarna bagaikan sebuah orkestra lengkap, sedangkan lukisan hitam-putih adalah gesekan biola tunggal. Sebagaimana diketahui bahwa, mutu suatu karya tidak selamanya ditentukan oleh media yang digunakan oleh seniman, namun ditentukan oleh seberapa besar keseriusan seorang seniman menggarap karyanya, dan hal itu tergambar dalam hasil karya itu sendiri, karena karya seni merupakan cerminan jiwa dan perasaan seniman kreatornya.

            Demikian itulah yang menjadi konsep dan sumber inspirasi bagi saya dalam melahirkan karya-karya seni kaligrafi Islam, semoga mendapatkan apresiasi yang selayaknya.   Wallahu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s