Proses Berkarya

Lima Langkah Praktis Proses Berkarya Abd. Aziz Ahmad

Tahap Awal

Tahap Awal: membuat pola dasar dengan garis yang melingkar

Yang dimaksud pola dasar yaitu pola yang akan menjadi acuan dalam menempatkan obyek-obyek yang akan disusun dalam bidang gambar, hal ini disebut komposisi. Pola dasar ini berupa garis yang berkesinambungan tiada putus. Garis ini disebut juga garis infinitas atau garis  tiada berkesudahan. Tekniknya adalah dengan menarik garis atau goresan dengan bebas. Tentunya kita perlu pertimbangkan adalah posisi gambar, apakah karya nantinya posisi horizontal (mendatar) dan mungkin juga posisi vertikal atau meninggi.

Tahap Kedua

Tahap Kedua: Penambahan satwa dan fauna dengan fungsi sebagai latar belakang kaligrafi.

Latar belakang lukisan yang dimaksud adalah yang melatarbelakangi teks atau tulisan. Sedangkan tulisan yang ditampilkan adalah berupa kutipan ayat suci Alquran atau hadis Nabi atau syair-syair (aksara Arab), mutiara kata dan pepatah (aksara Latin), dan juga berupa “Pappaseng”, dan nasihat orang-orang tua kita dahulu berupa Pappangaja (Aksara Lontara). Jadi yang menjadi latar belakang (background) dalam hal ini adalah berupa bentuk binatang; satwa, fauna dan terkadang juga ditambahkan bentuk flora.

Tahap ketiga: Penambahan aksara

Tahap ketiga: Penambahan aksara

Secara sederhana kaligrafi berarti tulisan indah. Jenis kaligrafi yang ditampilkan terdiri dari aksara Arab, aksara Latin dan aksara Lontara (aksara Bugis-Makassar). Aksara Arab atau kaligrafi Arab sering pula disebut kaligrafi Islam. Bahkan persepsi masyarakat kalau menyebut kaligrafi konotasinya adalah kaligrafi Islam. Dalam kaligrafi Islam itu sendiri terdapat berbagai jenis huruf antara lain; khat Naskhi, Sulus, Diwani, Diwani Jali, Riq’ah, Farisi dan Kufi.

Tahap keempat: mengarsir pada bagian-bagian yang diperlukan.

Tahap Keempat: mengarsir pada bagian-bagian yang diperlukan.

Mengarsir adalah menarik garis-garis kecil sejajar atau menyilang untuk mendapatkan efek bayangan ketika menggambar, melukis, dan sebagainya. Pengertian tersebut mengisyaratkan bahwa untuk mendapatkan efek gelap terang dalam sebuah lukisan hendaknya mengarsir bagian-bagian yang dianggap gelap karena terlindung oleh suatu benda.

Manfaat Ilmu karya Abd. Aziz Ahmad,2014

Tahap Kelima: Penyelesaian akhir (finishing), karya ini telah di upload ke internet pada Sabtu, 6 September 2014.   Judul: Ilmu yang Bermanfaaat karya Abd. Aziz Ahmad, 2014

Penyelesaian akhir dimaksudkan agar seandainya masih ada goresan yang belum lengkap, misalnya dalam kaligrafi Islam, sekiranya ada tanda baca atau ada satu huruf yang keliru penulisannya segera dapa diperbaiki sebelum karya lukis ini diberi bingkai dan dipajang di ruang pameran. Selamat berkarya, semoga sukses, amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s